Selasa, 22 Februari 2011

Tips nonton konser Underground Metal \m/


pelajaran buat penggemar yang baru mengenal musik underground, bahwa musik tersebut mempunyai nilai prinsip anti kemapanan, anti pemerintahan, kebebasan dan narkotika, tapi itu ngg semuanya, sebagian yang idealismenya tinggi mungkin, tapi bagi yang hanya ikut-ikutan juga banyak (dalam artikata mereka memang bnr2 mempelajri dan menyenangi musik underground sebagai aspirasi diri)

musik underground jauh sm sekali dengan musik rock nroll yg sedang berkembang di jakarta lewat PENSI-PENSI sekolah, life style & fashion style juga sangat berbeda, namun ABG-ABG yg blm mengerti hal ini cenderung salah kaprah dan salah sasaran dalam memilih lifestyle dan fashion style dalam bermusik, dulu bagi yang idealism dalam bermusik, style yang dipakai pada dirinya mencerminkan jati diri dan skill permainan musiknya, semakin jago bermain musik(bandnya) fashion style underground menyesuaikan pada dirinya, namun kenyataannya sekarang sudah amburadul, style punk dipakai untuk nonton konser band2 komersial, style hardcore dipakai buat nonton rock & roll, dan banyak bnget mereka ng mengerti dan hanya ikut2an gaya, jadi kalau kita mau lihat senior2 kita dalam aliran PUNK, HARDCORE, GRINDCORE,coba km jln2 ke bandung nonton konser mereka yg sering diadakan di GOR saparua salah satunya, disana komunitas underground idealism banyak.


moshing, headbang dalam musik underground itu biasa, namun skrng sudah banyak dijumpai pada band2 rock n roll,komersial bahkan dangdutan..cappe deh..(ya itu sih terserah mereka), pi gw merasa malu hati aja bahwa mereka ng mengrti arti moshing itu sendiri,dalam konser underground dikenal istilah Moshig, Moshpit & dive stage (Hardcore),Pogo(skapunk),headbang(grind) semuanya yg sering kita dengar sebagai pemusik Underground, namun kita belum bisa menempatkan pada tempatnya, contoh jika suasana tidak memungkinkan untuk moshpit dan dive stage, maka jngn dipaksakan karena akan mencedarai diri sendiri dan orang lain,tapi jika jarak penonton ke penonton hanya sekitar satu jengkal baru lo boleh lakukan moshpit,..so kalo lo loncat dari atas panggung btw lo ngg akan kena lantai....dijamin orng akan nangkep lo....btw kalo orgnya sedikit yah wassalam aja



tips tuk nonton konser underground bagi pemula

1. lo harus tau aliran apa yang akan lo tonton, pertama: satu alirankah? contoh "Bandung Hardcore" hanya aliran hardcore da sejenisnya yang mendominasi acara musik, kedua: Kompilasikah? misal "SUKABUMI UNDERGROUND" maksudnya kalian dapat berhati2 pada acara ini krn memungkinkan2 aliran yang satu dan yang lainnya bentrok

2. lo harus makan yang banyak, kondisi badan harus fit,kl bisa buat yg cewek bw kayu putih deh!.., btw didalam or disekitar stage pastinya sumpek dan pengap, tapiiii biasanya klo lo pingsan anak2 UG(underground) solider yng pasti lo bakalan ditolongin.

3. Buat cewe, lo harus bawa pasangan lo dan jangn sekali-kali sendirian,tapu lo dah sering mah ng pa2, maksudnya apa?, klo terjadi apa2, lo ada yang nolongin!

4.kalau terjadi kerusuhan kecil(biasanya dipojok2) lo jangan terpancing tuk ngeliat karn lo bakal kena sasaran apa lagi kl aliran yg bermasalah ada dipihak lo

5.copet...hati2 ma copet, nmany jg kesemptan, hati2 aj lo

yah sementara itu dulu deh.

Pesan dan kesan

kita sebagai pemuda berhak untuk menyukai dan mendalami apa yang kita sukai salah satunya adalah musik.

banyak alasan orNG suka dengan musik Underground,sebelumnya gw akan mentafsirkan UNDERGROUND itu apa? underground adalah musik bawah tanah secara kata baku,atau suara-suara kritikan dari bawah sana....(kaum lemah, tertindas, dan terintimidasi).

alasan mereka suka musik ini?

1. Orang itu memang idealisme terhadap musik underground,sangat kritis terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai merugikan bangsa, dan mereka hanya bisa melakukan kritikan lewat musik ini.

biasanya mereka bukan sembarang pemuda yang sekedar bermain musik, pi mereka adalah dari kalangan inteleqtual,mahasiswa yang kategori skill dalam bermain alat musiknya patut diacungkan jempol,oh iya ingat salah satu skill terberat dalam musik underground adalah pada aliran grind core,death metal & sejenisnya...jadi jangan ngeremehin musik underground y kadang mereka ada yang lulusan luar negeri..., dan siapa bilang Underground indonesia ng punya popularitas?...TENGKORAK salah satu band dari puluhan band UG yaNG MENDUNIA...singapura hingga meksiko (red), JERUJI (Bdg), THE UNITED SMOKERS(Bks) dan lain2nya.

2. org itu hanya sekedar suka mendengarkannya saja

3. org itu suka dengan Fashion Stylenya

4. org itu suka dengan konser dan Moshingnya

5. org itu suka dengan Life stylenya

6. org itu mencari perhatian (terhadap ortu, masyrakt, lawan jenisnya)

kesimpulan: tidak semuanya musik Underground itu buruk dimata masyarakat, jadi tergantung kepada orang2nya itu sendiri.*blogspotnya bandung-melodiccore.

kalian yang telah bertindak bodoh, kalian yang telah menghancurkan kreatifitas kami.

Neo-classical metal

Neo-classical metal is a subgenre of heavy metal music that is heavily influenced by classical music. It refers to a very technical performance[1] consisting of elements borrowed from both classical and heavy metal music. Yngwie Malmsteen, the most notable musician in the sub-genre, contributed greatly to the development of the style in the 1980s.[1]


Definition

Neo-classical metal takes its name from a broad conception of classical music. In this it is a concept distinct from how neoclassicism is understood within the classical music tradition. Neoclassical music usually refers to the movement in musical modernism in which composers gained influence from the Classical period. This period roughly spans the years from 1750 to 1810 with the best known composers of strictly classical music including Mozart and Haydn and also Beethoven during the early part of his career before he laid the musical foundations of the romantic movement in music. The classical period was a time in which rigidly structured musical forms such as the sonata, symphony and string quartet were developed. Musical Neoclassicism developed roughly a century after the end of the classical period and peaked during the years in between the two World Wars. It was a reaction against late 19th and early 20th Century romanticism as embodied in the works of composers such as Richard Wagner and Gustav Mahler who had stretched both musical language and musical form to produce massive works where the limits of tonality were broken. Neoclassical composers include both Igor Stravinsky[2] and Paul Hindemith[3] who fused elements from the Classical period, such as a "common practice" harmony and strict adherence to form, with their own unique "advanced" harmonic vocabularies and rhythmic variety.
On the other hand, neo-classical metal music does not restrict itself to a return to classical aesthetic ideals, such as equilibrium and formalism. Its influences include both the Romantic musical period and the Baroque period[1] of the seventeenth and first half of the eighteenth centuries. The music of late Baroque composers such as Vivaldi, Handel and Bach was often highly ornate. Neo-classical metal musicians such as Yngwie J. Malmsteen are inspired by this aspect of Baroque music[1], and also by later virtuoso composers such as the violinist Niccolò Paganini in using runs and other decorative and showy techniques in their performances. Indeed several neo-classical Metal musicians have performed their own versions of Paganini's famous 24th caprice.
Neo-classical metal music thus looks to classical music as broadly understood by the general public and not to the more specialist technical definition used within classical circles. Because of its breadth of influence and avoidance of simplicity, neo-classical metal music is not a form of Neoclassicism by its traditional definition.

[edit] History of the genre and influences

Yngwie Malmsteen (right, with vocalist Tim Owens), a key figure in Neoclassical metal
The 1980s saw the birth and rise of neo-classical metal as a distinct subgenre[1], although classical influences could be heard in the compositions and improvisations of prominent musicians from the earliest beginnings of heavy metal throughout its evolution. Early classical influences within hard rock and heavy metal are most notably found in the playing of Ritchie Blackmore[1], Uli Jon Roth, and Randy Rhoads[1]. The styling existed mainly with guitarists but was also present with other instrumentalists, such as Yes keyboardist Rick Wakeman.
Heavy metal guitar technique developed rapidly from its late-'60s beginnings to its late-'80s peak, but prior to the 1980s, few metal guitarists displayed the advanced technical proficiency which is a hallmark of the neo-classical metal style. The popularization and growth of neo-classical metal is closely related to the ascension of the guitar "shredding" movement[1], as many neo-classical metal guitarists took inspiration from virtuoso classical musicians such as Niccolo Paganini and Frederic Chopin.
The "golden age" of neo-classical metal in the middle to late 1980s revolved around the sizable roster of flashy electric-guitar soloists who recorded mostly instrumental albums for Mike Varney's Shrapnel Records label. Swedish guitarist Yngwie Malmsteen, widely regarded as the originator and still-reigning king of neo-classical metal,[1][4] was brought to the United States by Varney to sign with Shrapnel Records in 1982. Malmsteen drew influence from both rock and classical idioms from a young age in developing his hyper-amplified, hyper-fast technique on the electric guitar; Malmsteen's style in turn inspired countless imitators from the moment his earliest Shrapnel recordings appeared.
Many subsequent Shrapnel artists, including Tony Macalpine[1], Vinnie Moore[1], Paul Gilbert, Joey Tafolla, David T. Chastain, Jason Becker[1], Chris Impellitteri, and Marty Friedman[1], emerged in the latter '80s as exemplars of the neo-classical style. Virtually all these guitarists adhered in great degree to the stylistic forms pioneered by Malmsteen[1].
In recent years, appreciation of the neo-classical metal oeuvre has been largely confined to guitarists in more of an underground setting, as the style is not well known beyond the realm of guitarists. Today, there are many more bands that contribute as a whole as opposed to the "solo" musicians in the past. Some of today's notable neo-classical metal performers are Michael Angelo Batio, Vitalij Kuprij, Trans-Siberian Orchestra, Mark Wood, Ring Of Fire, Joe Stump, Wayde Cooper, Cacophony, Symphony X, Stratovarius, Artension, Narnia, Rhapsody of Fire, Time Requiem, At Vance, Galneryus, Mastercastle, Versailles, Sound Horizon, Heavenly, Concerto Moon, Fleshgod Apocalypse, Adagio, Dark Moor, Warmen, Matthew Kevin Mills and Rata Blanca. Even more recently there has been a sudden burst of slight neo-classical influence within mainstream metal acts such as Children of Bodom, The Human Abstract, and Emilie Autumn.
A common practice in the genre is to transcribe classical pieces and play them in a rock/metal band format. The Baroque and Classical periods have been particularly influential to the genre because of their unique sound and techniques that blend into a rock setting effectively. Some of the techniques used include counterpoint and pedal point.

[edit] See also

Gothic metal

Gothic metal adalah sejenis musik metal yang biasanya (namun tidak selalu) memakai dua orang vokalis. Pertama vokal wanita dengan suara soprano, lalu vokal kedua adalah vokal pria dengan gaya vokal dari musik black atau death metal (sehingga gaya vokal seperti itu banyak disebut sebagai vokal 'Beauty and the Beast'). Lirik-liriknya kebanyakan bernuansa pagan, kemuraman, kegelapan. Aliran musik ini paling populer di Eropa, meskipun jumlah penggemar mainstream (kalangan umum) tidak banyak.
Band yang terkenal dalam jenis musik ini adalah : Nightwish, Within Temptation, Epica, Theater of Tragedy, Lacuna Coil, Trail of Tear
Gothic Metal, Gothic Doom Metal & Gothic-Operatic Power Metal.
Gothic Metal ialah musik metal yang berasaskan riff guitar seperti musik Thrash/Heavy Metal yang agak bermelodi redup serta diadunkan dan disadurkan dengan unsur-unsur keyboard dan synth, serta lirik metafora/puisi yang menjurus kearah kegelapan,kemuraman dan pagan seperti band My Dying Bride Paradise Lost Anathema->ini band doom yang berpengaruh pada gothic ! dan kemudian dikembangkan oleh band sepertiEvereve dan Crematory.
Daripada musik akar Gothic Metal inilah muncul pula aliran Gothic Doom Metal dan Gothic Operatic Power Metal. Pembawa musik aliran Gothic/Doom yang terkenal ialah Theatre of Tragedy, mereka ialah band Gothic Doom Metal yang pertama yang memperkenalkan konsep “Beauty and the Beast act” iaitu konsep nyanyian yang menggabungkan suara growl seakan-akan Death Metal yang digandingkan dengan suara Mezzo-Soprano penyanyi wanita, bunyi guitarnya agak keras dan berat(Doom). Nightwish pula adalah contoh terbaik band Gothic Operatic Power Metal yang menggabungkan musik Power Metal yang diadunkan dengan keyboard/synth serta lirik yang berlatarkan Gothic serta nyanyian soprano yang menonjol daripada penyanyi wanita.
Sekarang agak banyak kekeliruan yang timbul antara Operatic dan Gothic. Operatic Metal ialah seperti yang dibawa Therion dan Nightwish, yang menggabungkan unsur-unsur Simfoni Orkestra dan vocal Soprano. Vocal wanita dalam aliran Gothic pula lebih kepada Mezzo-soprano (ton nada suara yang rendah, seakan-akan suara nyanyian biasa).

black metal

Black metal diawali oleh band Venom pada tahun 1982 lewat album berjudul Black Metal. lalu diikuti oleh band-band seperti Bathory, Mayhem, Mercyfull Fate, Hellhammer/Celtic Forst. semua band ini ter-Influence Venom. Band Black metal masih cenderung bermain Thrash metal. Pada awal 80an sampai 90an, Black metal sangat berkembang di daerah Skandinavia oleh band diatas tadi. Jenis musik metal ini juga termasuk jenis metal underground. Black metal mempunyai Sub-genre bernama NSBM , Neo Nazi Black metal dua komunitas tersebut termasuk yang berpengaruh di komunitas Underground.
Band yang terkenal dari jenis musik ini adalah Dimmu Borgir, Cradle of Filth, Dark Funeral, Emperor dan Immortal


Karakter Black Metal :

Berikut ini gaya dan ciri-ciri permainan band-band Black Metal:


Gitar

* Cepat, didalam Rhytm gitar yang cepat, terselip melodi gitar yang samar-samar dan lama-lama berubah menjadi Alternate picking dan tremolo pick
* Distorsi yang banyak memainkan Power chord.
* Seteman gitar sama persis seperti Death metal. Di Chord D atau Chord C atau lebih rendah lagi.

Drum

* Double bass drum sangat tipis jika dimainkan, sangat bertenaga, kadang bersama-sama dengan pukulan Snare Drum dengan gaya meledak-ledak (hentakan keras). Kadang kita hanya akan mendengarkan bass drum yang berbunyi sedetik.
* Kadang, drum juga bisa bermain sangat lambat, Tergantung suasana musik.
* Bahkan ada kalanya band-band seperti Burzum atau Xasthur sering tidak menggunakan drum dibeberapa lagu.
* Beberapa band menggunakan drum mesin untuk performa lebih baik.

Lirik, Vokal

* Lirik dinyanyikan dengan jelas. Bernuansa kikir, setan yang mengingatkan kepada penyiksaan, dan ini sudah menjadi standar band-band Black Metal.
* Ada yang dinyanyikan bersatu seperti simponi. Lalu band-band Black metal menamakanya Symphonic Black Metal
* Banyak juga yang sering dinyanyikan laki-laki dan perempuan seperti lagu-lagu simponi Gregorian.
* Sering ada efek di vokalnya dan membuat suara seperti Atmospher.
* Lirik sering mengambil kata-kata yang berbau setan, penyembahan berhala, dewa-dewa kuno, tema gaib yang mengutuk agama Kristen (Anti Kristus).
* Lirik bertema perang, udara dingin, kegelapan, hutan, dan lingkungan alami di eropa.
* meminum darah segar membuat suara menjadi lebih serak atau hanya sebagai atribut aliran musik tersebut.

Keyboard

* Biasanya setingan keyboard, biola, choir, dan organ menyerupai setelan musik gereja supaya meniru suara Kathedral dan orkestra yang terasa sejuk, dingin, samar dan menyedihkan.

Performa

* Tidak suka bermain live dan lebih cenderung bermain gaya. Beberapa band Black Metal seperti Darkthrone menolak untuk bermain live. Banyak juga solo Black Metal seperti Clandestine Blaze, Burzum, Leviathan dan Xasthur juga menolak bermain live karena mereka terdiri dari 1 anggota. Tetapi satu band seperti Satanic Warmaster, bermain bersama musisi ekstra secara khas demi/untuk maksud kinerja live.

Jumlah band dengan seorang line-up penuh, seperti Borknagar, Immortal, Emperor, Cradle Of Filth, Gorgoroth, Neurotic of Gods, Nosferatu, Ritual Orchestra, Impiety dan Dark Funeral memainkan konser langsung.

* Rata-rata band ingin terlihat tampil se-mengerikan mungkin.
* Kebanyakan band mengecat muka mereka menyerupai mayat (Corpse Paint), dan ini telah menjadi standar musik Black Metal.
Black metal diawali oleh band Venom pada tahun 1982 lewat album berjudul Black Metal. lalu diikuti oleh band-band seperti Bathory, Mayhem, Mercyfull Fate, Hellhammer/Celtic Forst. semua band ini ter-Influence Venom. Band Black metal masih cenderung bermain Thrash metal. Pada awal 80an sampai 90an, Black metal sangat berkembang di daerah Skandinavia oleh band diatas tadi. Jenis musik metal ini juga termasuk jenis metal underground. Black metal mempunyai Sub-genre bernama NSBM , Neo Nazi Black metal dua komunitas tersebut termasuk yang berpengaruh di komunitas Underground.
Band yang terkenal dari jenis musik ini adalah Dimmu Borgir, Cradle of Filth, Dark Funeral, Emperor dan Immortal


Karakter Black Metal :

Berikut ini gaya dan ciri-ciri permainan band-band Black Metal:


Gitar

* Cepat, didalam Rhytm gitar yang cepat, terselip melodi gitar yang samar-samar dan lama-lama berubah menjadi Alternate picking dan tremolo pick
* Distorsi yang banyak memainkan Power chord.
* Seteman gitar sama persis seperti Death metal. Di Chord D atau Chord C atau lebih rendah lagi.

Drum

* Double bass drum sangat tipis jika dimainkan, sangat bertenaga, kadang bersama-sama dengan pukulan Snare Drum dengan gaya meledak-ledak (hentakan keras). Kadang kita hanya akan mendengarkan bass drum yang berbunyi sedetik.
* Kadang, drum juga bisa bermain sangat lambat, Tergantung suasana musik.
* Bahkan ada kalanya band-band seperti Burzum atau Xasthur sering tidak menggunakan drum dibeberapa lagu.
* Beberapa band menggunakan drum mesin untuk performa lebih baik.

Lirik, Vokal

* Lirik dinyanyikan dengan jelas. Bernuansa kikir, setan yang mengingatkan kepada penyiksaan, dan ini sudah menjadi standar band-band Black Metal.
* Ada yang dinyanyikan bersatu seperti simponi. Lalu band-band Black metal menamakanya Symphonic Black Metal
* Banyak juga yang sering dinyanyikan laki-laki dan perempuan seperti lagu-lagu simponi Gregorian.
* Sering ada efek di vokalnya dan membuat suara seperti Atmospher.
* Lirik sering mengambil kata-kata yang berbau setan, penyembahan berhala, dewa-dewa kuno, tema gaib yang mengutuk agama Kristen (Anti Kristus).
* Lirik bertema perang, udara dingin, kegelapan, hutan, dan lingkungan alami di eropa.
* meminum darah segar membuat suara menjadi lebih serak atau hanya sebagai atribut aliran musik tersebut.

Keyboard

* Biasanya setingan keyboard, biola, choir, dan organ menyerupai setelan musik gereja supaya meniru suara Kathedral dan orkestra yang terasa sejuk, dingin, samar dan menyedihkan.

Performa

* Tidak suka bermain live dan lebih cenderung bermain gaya. Beberapa band Black Metal seperti Darkthrone menolak untuk bermain live. Banyak juga solo Black Metal seperti Clandestine Blaze, Burzum, Leviathan dan Xasthur juga menolak bermain live karena mereka terdiri dari 1 anggota. Tetapi satu band seperti Satanic Warmaster, bermain bersama musisi ekstra secara khas demi/untuk maksud kinerja live.

Jumlah band dengan seorang line-up penuh, seperti Borknagar, Immortal, Emperor, Cradle Of Filth, Gorgoroth, Neurotic of Gods, Nosferatu, Ritual Orchestra, Impiety dan Dark Funeral memainkan konser langsung.

* Rata-rata band ingin terlihat tampil se-mengerikan mungkin.
* Kebanyakan band mengecat muka mereka menyerupai mayat (Corpse Paint), dan ini telah menjadi standar musik Black Metal.

Gelombang Pertama

Bibit Black Metal ditanam diawal 80'an yang dikenal sebagai "Gelombang Pertama", ilham paling awal diawali oleh band-band dari Inggris. Lewat band dari britania raya, Venom lewat album debutnya 'Welcome to Hell. Setelah perpecahan dari NWOBHM Metal lebih cenderung mengalami masa dimana band-band lebih mementingkan masa depan gaya dari pada suara/sound.

Gaya pakaian/busana seragam bisa juga mirip yang dipunyai band-band Black Metal; Pantalon kulit, spiked aksesori pergelangan, dll. Personil band juga bisa memakai nama-nama samaran seperti yang dipakai oleh band tersebut: Venom, Mayhem, Graveland, Godkiller, dll.

Gelombang Pertama

Bibit Black Metal ditanam diawal 80'an yang dikenal sebagai "Gelombang Pertama", ilham paling awal diawali oleh band-band dari Inggris. Lewat band dari britania raya, Venom lewat album debutnya 'Welcome to Hell. Setelah perpecahan dari NWOBHM Metal lebih cenderung mengalami masa dimana band-band lebih mementingkan masa depan gaya dari pada suara/sound.

Gaya pakaian/busana seragam bisa juga mirip yang dipunyai band-band Black Metal; Pantalon kulit, spiked aksesori pergelangan, dll. Personil band juga bisa memakai nama-nama samaran seperti yang dipakai oleh band tersebut: Venom, Mayhem, Graveland, Godkiller, dll.

Jenis-Jenis Metal

Berikut beberapa jenis metal :
=== 70′an ===
Era 70′an semua jenis metal masih berada dalam Classic metal.
==== [[Progressive rock]] ====
Genre ini memang cenderung ke [[Rock]] tapi tetap aja ada unsur metalnya, yaitu, lagu panjang, lirik berkata ke roh dan setan-setan dan melodi gitar yang panjang. beberapa band Progressive rock ini seperti [[Genesis]], [[Marillion]], [[Rush]], [[Queen]], [[Jethro Tull]]. Belakangan sekitar Akhir 80′an barulah muncul genre yang lebih tepat disebut [[Progressive metal]] seperti [[Dream Theater]], [[Queensrÿche]], [[Fates Warning]], yang lebih cenderung ke visualisasi.
==== [[Punk]] ====
Punk juga merupakan genre yang tidak terlalu Metal awalnya dimotori oleh [[The Who]] tapi tidak terlalu nyata. hingga pada akhir 60′an muncul ”Bapak punk” [[Iggy Pop]] & The Stooges, New York Dolls dan memasuki pertengahan dan akhir 70′an baru munculah [[The Sex Pistols|Sex Pistols]], [[The Clash]], [[The Damned]], [[The Ramones]] yang sangat kental logat Ingris-nya. Tapi punk nyaris runtuh ketika bertabrakan dengan [[Pop]] ditahun 80′an dan berubah menjadi [[New Wave]].
=== 80′an ===
==== American-Metal ====
Genre ini memang muncul di 70′an tapi lebih dikenal di awal 80′an. dengan lirik asmara dan teknik ”’Palm-mute”’. Vokal melengking band seperti [[Van Halen]], [[Aerosmith]], [[Bon Jovi]], [[Motley Crue]].
==== NWOBHM muncul di Britania raya ====
Awal 80′an ketika Heavy Metal bertabrakan dengan [[Blues]] di Britania Raya. Muncul Genre yang disebut [[New Wave of British Heavy Metal]] (NWOBHM) dengan ”riff” nge blues dan vokal yang melengking. Munculah band-band seperti [[Iron Maiden]], [[Motörhead]], [[Saxon]], [[Judas Priest]], [[Def Leppard]] dan [[Samson (metal band)|Samson]].
==== [[Big Girls' Blouse Metal]] atau [[Soft Rock]], ‘[[AOR]]’, [[Pop-rock]] ====
Pertengahan 80′an giliran NWOBHM dan American Metal yang bertabrakan dengan Pop hingga menjadi Big Girls’ Blouse Metal dengan kibasan rambut sang penyanyi cenderung slow dan lirik asmara. Band dari genre ini juga adalah “bekas” dari band yang bertabrakan itu seperti Def Leppard, Bon Jovi, [[Reo Speedwagon]], [[Foreigner]].
==== Underground Metal ====
[[Berkas:metallica.jpg|thumb|220px|Metallica band [[Thrash Metal]]]]
===== [[Thrash metal]], [[Power metal]], [[Speed metal]], [[Grindcore]] =====
Tempo lagu sangat cepat yang diusung oleh gitaris yang memainkan gitar rhytm ”Downstroke” pada Thrash metal oleh band-band seperti [[Metallica]], [[Megadeth]], [[Slayer]] dan [[Anthrax]] yang dijuluki [[Big Four Of Thrash]]. Di San Francisco ada [[Testament]] dan [[Exodus]] di New Jersey ada [[Overkill]] dan [[Sepultura]] dari [[Brazil dalam musik|Brazil]], lalu pada tahun 1990′an, underground ini lebih memasuki ke Extreme metal seperti [[Grindcore]] dipelopori oleh [[Napalm Death]], [[Black metal]] yang diprakarsai oleh band-band cadas seperti [[Venom]], [[Mayhem]], [[Bathory]], [[Mercyull Fate]] dan [[Death Metal]] yang cenderung menggunakan vokal dengan growl rendah dan banyak screamnya dipelopori oleh [[Carcass]], berkembang pada 1991 menjadi
[[Scandinavian Death metal]] oleh [[Entombed]], [[Dismember]], [[Unleashed]], dan [[At The Gates]]
[[Melodic Death metal]] yang berasal dari [[Gothenburg]] Swedia lalu berkembang di [[Finlandia dalam musik|Finlandia]] dan [[Norwegia dalam musik|Norwegia]] oleh band-band seperti [[Arch Enemy]], [[Dark Tranquillity]], [[Disessction]].
[[Florida Death metal]] adalah Turunan jenis musik Thrash metal yang berasal dari band [[Kreator(band)|Kreator]] dan [[Destruction]] melahirkan band band asal Florida yang terkesan lebih brutal yang menjadi [[Techical metal]] di pioniri oleh [[Cynic]] (kemudian menjadi berevolusi menjadi [[Aghora]] ), [[Atheist]], [[Immolation]], [[Death (band)|Death]].
[[Progressive Death metal]] yang mungkin lebih cenderung ke visualisasi dan banyak mengunakan Tradisional pun dimaklumi, Pionirnya adalah [[Opeth]], [[Pestilence]], [[Death (band)|Death]], [[Novembre]] dan mungkin [[Progressive metal]] oleh [[Dream Theater]].
Perbedaannya dengan Power metal adalah genre ini lebih bersemangat dan vokalis genre ini kebanyakan di pengaruhi oleh [[Rob Halford]] dan [[Bruce Dickison]] band-band genre ini kebanyakan dari Eropa. Misalnya, [[Europe]] ([[Swedia dalam musik|Swedia]]), Iron Maiden ([[Britania Raya dalam musik|U.K]]), [[Helloween]] ([[Jerman dalam musik|Jerman]]). Dan Speed metal dimainkan lebih cepat sangat-sangat cepat dan bertenaga seperti Motorhead (akhir-akhir), [[Iron Angel]], [[Anthrax]].
=== 90′an ===
Ketika para orang sudah kehabisan nama untuk mencari genre dan ketika punk yg jarang di era 80′an. tahun 90′an menjadi solusi ketika muncul genre yang disebut [[Grunge]] dan [[Alternative metal]].
==== Alternative metal ====
[[Berkas:Primus.jpg|left|thumb|220px|Primus, band pengungsung Alternative metal]]
[[Alternative metal]] adalah salah satu jenis metal yang paling populer di awal [[1990-an|90'an]]. Tapi ketika awal 80an orang sudah mengenal bagianya, [[Funk metal]] yang dipelopori oleh [[Faith No More]], [[Red Hot Chilli Papers]], [[Extreme]], [[Primus]], lalu hingga pada tahun 90′an munculah [[Rage Against The Machine]].
Selain itu ada [[Industrial metal]] band seperti [[Fear Factory]] lalu [[Ministry]] lah pentolanya. Industrial metal juga banyak di pelopori oleh band dari Jerman seperti [[Rammstein]] ,[[Oomph!]], [[Megaherz]].
Lalu ada [[Punk Metal]] atau [[Crossover Thrash]] punk dengan lebih banyak gitar. Band-band genre ini seperti [[Suicidal Tendecies]], [[Stromtroopers of Death]]. Dan lama-lama genre ini bermatamorfosis menjadi [[Hardcore Punk]].
[[Nu Metal]], Genre alternative metal yang terakhir adalah metal modern yang bermain dengan nada Industrial. Banyak band-band dari [[Korn]], [[Slipknot]], [[Limp Bizkit]], [[Linkin Park]] hingga [[Disturbed]]. lalu banyak bagian genre ini dari [[Rap core]], [[Rap metal]], [[Hip metal]].
==== Grunge (90′an) ====
[[Berkas:kurtcobain.jpg|thumb|220px|Kurt Cobain]]
Tahun [[1990-an]] ketika wabah musik Grunge yang awalnya adalah [[Punk]] dan bermunculan di [[Seattle, Washington|Seattle]] dan dikembangkan oleh [[Kurt Cobain]] walaupun sedikit cenderung ke [[Alternative rock]]. Band Grunge dari Seattle, seperti [[Nirvana (band)|Nirvana]], [[Soundgarden]], [[Pearl Jam]], dan [[Alice in Chains]] sebelum band itu ada sebenarnya grunge sudah ada oleh band-band seperti [[Malfunkshun]] dan [[Green River]] setelah itu ada [[Temple of the Dog Mad Season]], [[Mudhoney]] sampai [[Melvins]]. Setelah kematian Kurt Cobain musik Grunge jarang datang lalu kembali di-ilhami dengan band-band seperti [[Skin Yard]] dan [[PJ Harvey]]. Jika suatu band memainkan musik Grunge tapi band itu bukan berasa dari Seattle. Nama yang dipakai bukanlah Grunge, tetapi [[Post-Grunge]] seperti [[L7]], [[Stone Temple Pilots]], [[Paw (band)|Paw]], [[Hole (band)|Hole]] (Yang sang vokalis [[Courtney Love]] adalah istri dari Kurt Cobain hingga menjadi Grunge).

Metalcore

Metalcore adalah gabungan dari aliran Hardcore Punk dengan Extreme Metal. Genre ini muncul belakangan pada era 2000'an tapi sudah menunjukkan ciri-cirinya melalui band-band seperti Deadguy, Earth Crisis dan Intergrity sejak era 90'an.
Musik metalcore memiliki ciri khas berupa gitar dituining drop D sampai C, menggunakan hardcore scream dan death growl (juga didampingi clean vocal pada band-band sekarang), penggunaan Breakdown dan Biasanya bassist mengikuti gitar rhythm
Band-band metalcore di dunia antara lain Avenged Sevenfold, Shadows Fall, Killswitch Engage, All That Remains, Darkest Hour, God Forbid, The Black Dahlia Murder, Unearth, Burnt By The Sun, Heaven Shall Burn, Caliban, Maroon, Mendeed dan sebagainya.
pada perkembanganya metalcore juga membuahkan sub-genre yaitu Mathcore (contoh;The DIllinger Escape Plan, Psyopus, Coalesce, Ion Dissonance dsb) dan Deathcore (contoh;Job For A Cowboy, The Red Chord, Animosity, Trigger The Bloodshed dsb).


Heavy metal

Heavy metal adalah sebuah aliran musik rock yang berkembang pada 1970-an. Aliran musik ini mengutamakan gitar yang cukup banyak.


Sejarah

Nama Heavy metal digagas oleh Band Hard Rock Tahun 60'an Steppenwolf, dalam lagu mereka yang berjudul 'Born To Be Wild' (ada di baris kedua bait kedua).
"I like smoke and lightning Heavy metal thunder Racin' with the wind And the feelin' that I'm under".
Tapi istilah itu belum dipakai secara tepat sampai pada tahun 1970, ketika Black Sabbath merilis album debut album mereka yang berjudul ' Black Sabbath'.
Dari tahun 1960-an atau bisa disebut Blues Rock seperti Led Zeppelin, AC/DC Classic metal dan disekitar 60an sampai 70'an atau disebut Classic Rock seperti Black Sabbath, Blue Oyster Cult, Deep Purple, Alice Cooper. Permainan Classic metal. Musiknya dikendalikan olehriff yang lebih bluesy.

[sunting] Evolusi musik

Berikut beberapa jenis metal lagi:

[sunting] 70'an

Heavy Metal awal 70'an digawangi oleh band-band seperti Led Zepplin, Black Sabbath, dan Deep Purple, Heavy Metal pada era tersebut masih dipengaruhi oleh elemen Blues yang kental. Judas Priest mengembangkan genre ini dengan menghilangkan unsur blues dan lebih mengandalkan distorsi, beat yang lebih cepat, dan harmoni. Pada akhir 70'an munculah New Wave oF British Heavy Metal yang dipelopori Motorhead, NWOBHM menggabungkan Punk dan Heavy Metal. Band-band NWOBHM lainya adalah Iron Maiden, Saxon, Venom, Diamond Head, dll.

[sunting] Awal 80'an

Awal era 80'an Di gawangi oleh band-band NWOBAM seperti Motörhead, Iron Maiden, Venom dan Diamond Head. Heavy Metal akhirnya bertabrakan dengen musik Pop hal ini memunculkan genre yang disebut Glam Metal, Glam Metal berhasil menerobos chart-chart papan atas, hal ini menyebabkan Heavy Metal lebih tersebar cepat di seluruh dunia

[sunting] Underground Metal: 1980, 1990, dan 2000-an

[sunting] Thrash metal dan Speed metal
Metallica band Thrash metal
Band Thrash metal bernama Slayer tampil pada tahun 2007
Tempo lagu sangat cepat yang diusung oleh gitaris yang memainkan gitar rhytm Downstroke pada Thrash metal oleh band-band seperti Metallica, Megadeth, Slayer dan Anthrax yang dijuluki Big Four Of Thrash. Di San Francisco ada Testament dan Exodus di New Jersey ada Overkill dan Sepultura dari Brazil. Sedangkan Speed metal dimainkan lebih cepat sangat-sangat cepat dan bertenaga seperti Motörhead (akhir-akhir), Iron Angel, Anthrax. Sedangkan musik Thrash metal yang berasal dari Eropa adalah seperti, Kreator dan Destruction, keduanya dari negara Jerman.
[sunting] Death metal
Chuck Schuldiner, sang gitar & vokal band Death, yang dikenal sebagai "Bapak Death Metal"[1]
Pada tahun 1990'an, underground ini lebih memasuki ke Extreme metal seperti Grindcore dipelopori oleh Napalm Death dan Brutal Truth, berkembang pada 1991 menjadi Death metal Scandinavia oleh Entombed, Dismember, Unleashed, dan At The Gates. Melodic Death metal yang berasal dari Gothenburg Swedia lalu berkembang di Finlandia dan Norwegia oleh band-band seperti Arch Enemy, Dark Tranquillity, Disessction. Kemudian ada istilah yang digunakan yaitu, Techical metal di pioniri oleh Cynic, Atheist, Meshuggah, Death. Progressive Death metal yang mungkin lebih cenderung ke visualisasi dan banyak menggunakan Tradisional pun dimaklumi, Pionirnya adalah Opeth, Pestilence, Death, Novembre dan mungkin Progressive metal oleh Dream Theater, Queensryche, dan Fates Warning.
[sunting] Black metal
Aliran ini muncul sekitar awal dan pertengahan tahun 1980-an, yang diprakarsai oleh band-band cadas seperti Venom, Hellhammer, Celtic Frost, dan Bathory. Pada akhir 80-an band Mayhem dan Burzum mengarah kedalam black metal gelombang kedua.
[sunting] Power metal
Power Metal adalah genre ini lebih bersemangat dan vokalis genre ini kebanyakan di pengaruhi oleh Rob Halford dan Bruce Dickinson band-band genre ini kebanyakan dari Eropa. Misalnya, Europe (Swedia), Iron Maiden (U.K), Helloween (Jerman).
[sunting] Doom Metal dan Gothic metal
Doom Metal adalah aliran yang lebih mengutamakan penekanan lirik, dengan tempo yang dibawah rata-rata subgenre Extreme Metal lainya aliran ini terinspirasi oleh Black Sabbath era pertama, band yang termasuk aliran ini contohnya adalah Saint Vitus, Obsessed dan Candlemass. Gothic Metal adalah evolusi Doom Metal, awal genre ini adalah munculnya band-band Death/Doom dari inggris yaitu My Dying Bride, Paradise Lost, Anathema, band Gothic Metal sekarang banyak mengandalkan harmoni antara vocal pria dan wanita (kadang-kadang dengan growl).

[sunting] 90'an

Pada era 90'an musik Heavy Metal mulai digoyang oleh munculnya kekeuatan Alternative Rock khususnya Grudge, band-band Glam Metal pada era 80'an mengalami penurunan popularitas, publikasi pada saat tersebut mentitik beratkan pada Grudge. Sementara itu band-band seperti Metallica, Pantera, Tool, White Zombie dan Megadeth menjadi ujung tombak keberadaan musik metal saat tersebut.

[sunting] Alternative metal

Alternative metal adalah salah satu subgenre metal yang paling populer di awal 90'an. ketika popularitas Glam Metal mulai tenggelam akibat kemunculan Grudge pada akhir 80an. Alternative Metal digunakan untuk mendeskripsikan band-band seperti Faith No More, Primus, Rage Against The Machine dan Jane's Addiction yang mengfusikan Heavy Metal dan Alternative Rock.
Selain itu ada Industrial metal yang diprakasai band seperti Ministry, Godflesh, Fear Factory dan Marilyn Manson. Industrial metal juga tumbuh pesat di Jerman. band seperti Rammstein ,Oomph!, Megaherz meraih popularitas yang cukup tinggi baik di negara asalnya dan juga dataran eropa.
Lalu ada Punk Metal atau Crossover Thrash adalah percampuran Trash Metal dengan element-element kental dari Hardcore Punk. Suicidal Tendecies, Stromtroopers of Death, Corrosion of Conformity dan Dirty Rotten Imbeciles adalah sebagian band yang mengusung genre ini.
Kemudian ada Groove Metal, adalah evolusi dari genre Trash Metal yang muncul awal 90'an genre ini digawangi oleh Pantera, Sepultura, White Zombie dsb.
Nu Metal, Genre alternative metal yang terakhir adalah metal modern yang bermain dengan nada Industrial. Banyak band-band dari Korn, Slipknot, Limp Bizkit, Deftones hingga Disturbed.

[sunting] Grunge

Tahun 1990-an ketika wabah musik Grunge yang awalnya adalah percampuran kental antara Heavy Metal dan Post-Punk bahkan Hardcore bermunculan di Seattle, walaupun sedikit cenderung ke Alternative Metal. Band Grunge dari Seattle, seperti Nirvana, Soundgarden, Pearl Jam, dan Alice in Chains sebelum band itu ada sebenarnya pure grunge yang berbasis punk sudah ada oleh band-band seperti Malfunkshun dan Green River setelah itu ada Temple of the Dog Mad Season, Mudhoney sampai Melvins. Setelah kematian Kurt Cobain musik Grunge jarang datang lalu kembali di-ilhami dengan band-band seperti Skin Yard dan PJ Harvey. Jika suatu band memainkan musik Grunge tapi band itu bukan berasa dari Seattle. Nama yang dipakai bukanlah Grunge, tetapi Post-Grunge seperti L7, Stone Temple Pilots, Paw, Hole.

[sunting] Perkembangan terkini

Metal di era 2000'an (sekarang) memiliki perbedaan yang cukup besar, dalam artian bahwa metal bisa berfusi dengan berbagai macam aliran. Sebagaimana diketahui para pelopor musik metal, penikmat musik metal disuguhi berbagai macam jenis metal dengan tempo yang harmonis dan dinamis. Beberapa aliran itu adalah Nu Metal,Symphonic Metal , Deathcore, Metalcore, Melodic Death Metal Folk Metal dan sebagainya.

[sunting] Folk Metal

Folk Metal adalah fusi Heavy Metal dengan musik folk (musik daerah), aliran ini digawangi oleh band-band sepertik Korpiklaani, Skyclad, Ensiferum, Fiintroll, Turisas dsb.
Walaupun kebanyakan musik Folk Metal lebih banyak berkembang di Skandinavia, Folk Metal juga berkembang di timur tengah seperi Orphaned Land dan Melechesh

[sunting] Melodic Death Metal

Melodic Death Metal sendiri berkembang pesat di Skandinavia, khususnya Gothenburg. Band-band seperti In Flames, At The Gates, Dark Tranquillity, Arch Enemy dan Soilwork. Selain di Skandinavia Melodic Death Metal juga berkembang di regional lain sperti Children of Bodom, Kalmah dan Norther (Finlandia),The Black Dahlia Murder, Darkest Hour and Himsa (Amerika Serikat), Switchblade, Daysend,Infernal Method (Australia),Disarmonia Mundi (Italy), Blood Stain Child (Japan) and Death Scythe (Mexico)

[sunting] Deathcore

Deathcore berkembang sebagai turunan dari Death Metal dengan ciri khas lirik yang persis Death Metal, yaitu tentang kematian, neraka, setan, dan nuansa-nuansa mistik. Kebanyakan dari Death Metal adalah orang-orang atheis, sedangkan Deathcore kebanyakan adalah orang-orang agnostik.
Pada mulanya dipelopori oleh band-band seperti Dying Fetus, Suffocation dan Crytopsy dan sebagainya. Pada era 2000'an semakin banyak band deathcore yang bermunculan seperti Job For A Cowboy, The Red Chord, All Shall Perish Bring Me the Horizon dan lain-lain.
Deathcore sendiri cenderung bertempo cepat, hampir mirip aliran metal old school yang bersifat hancur-hancuran namun masih ada grip-grip yang melodian.

[sunting] New Wave of American Heavy Metal

New Wave of American Heavy Metal (atau biasa disebut Metalcore) adalah gabungan dari Extreme dengan Hardcore. Genre ini muncul belakangan pada era pertengahan 90'an. New Wave of American Heavy Metal dipengaruhi oleh band-band seperti Machine Head, Pantera dan Biohazard.
Musik metalcore memiliki ciri khas berupa gitar stem drop D sampai C, kadang-kadang full scream, namun ada juga yang equalizer yang biasanya ada dalam reffrain lagu. Biasanya, metalcore dalam hal gitar ritmik tidak serumit death metal namun band-band metalcore kebanyakan bermelodi cadas dan rumit. Jika tidak bermelodi, biasanya ritmiknya yang rumit. Namun nada-nada metalcore tidak seperti death metal yang bernuansa seram, setan, neraka, dan sebagainya.
Band-band metalcore di dunia antara lain Bullet For My Valentine, Avenged Sevenfold, Lamb of God, Killswitch Engage, All That Remains, Darkest Hour, God Forbid, Shadows Fall, Trivium, Haste The Day, Walls Of Jericho,Unearth dan sebagainya

[sunting] Mathcore

Mathcore adalah perkembangan dari Metalcore yang memiliki ritme yang kompleks dan memiliki progressivitas yang tinggi. band-band Mathcore banyak dipengaruhi band-band seperti Converge, Neurosis, Isis, dan The Dillinger Escape Plan. Band-band Mathcore yang baru-baru ini menuai popularitas adalah Protest The Hero, The Human Abstract dan lain sebagainya.

[sunting] Buku

  • Joe Bennet (2000). It's Easy To Bluff...Metal Guitar.

[sunting] Referensi dan pranala luar

  1. ^ Rivadavia, Eduardo. "Death—Biography". Allmusic. Retrieved on November 23, 2007.

anton Lavey

Anton Szandor LaVey[1] (April 11, 1930 – October 29, 1997), born Howard Stanton Levey, was the American founder and High Priest of the Church of Satan as well as a writer, occultist, and musician. He was the author of The Satanic Bible and the founder of LaVeyan Satanism, a synthesized system of his understanding of human nature and the insights of philosophers who advocated materialism and individualism, for which he claimed no supernatural, metaphysical, or theistic inspiration.



Biography

[edit] Ancestry and early life

LaVey was born as Howard Stanton Levey in Chicago, Illinois. His Jewish father, Michael Joseph Levey, was a liquor distributor and second-generation French-American from Omaha, Nebraska.[2] His grandfather, Leon Levy, was born in Paris, France and immigrated to Douglas County, Nebraska in 1886, where he married Louisville-native Emma Goldsmith on October 23, 1888.[2] Anton's mother, Gertrude Augusta Coultron,[2] was born to a Russian father and Ukrainian mother who immigrated to Ohio in 1893, and both became naturalized American citizens in 1900.[2] According to his biography, his ancestry includes Georgian[3], French, Russian, Ukrainian,[2] Alsatian, German, and Romanian Gypsy.[4]
His family soon moved to California, where he spent most of his early life in the San Francisco Bay Area and later in Globe, Arizona. His parents supported his musical development as he tried various instruments, his favorite being keyboards such as the pipe organ and the calliope.
LaVey's biography tells of his dropping out of Globe High School in his junior year to join a circus and carnivals, first as a roustabout and cage boy in an act with the big cats, later as a musician playing the calliope. LaVey later noted that seeing many of the same men attending both the bawdy Saturday night shows and the tent revival meetings on Sunday mornings reinforced his increasingly cynical view of religion. He later had stints as an organist in bars, lounges, and nightclubs. While playing organ in Los Angeles burlesque houses, he reportedly had a brief affair with the then-unknown Marilyn Monroe as she was dancing at the Mayan Theater. This claim has been challenged by those who knew Monroe at the time, as well as the manager of the Mayan, Paul Valentine, who stated that she had never been one of his dancers, nor had the theater ever been used as a burlesque house or for "bump and grind" shows.[5]
According to his biography, LaVey moved back to San Francisco where he worked for three years as a photographer for the San Francisco Police Department (SFPD). He dabbled as a psychic investigator, looking into "800 calls" referred to him by the police department. Later biographers questioned whether LaVey ever worked with the SFPD, as there are no records substantiating the claim (it is worth noting that LaVey was a keen prankster, also writing essays on the role of pranks in The Devil's Notebook). During this period La Vey was friends with a number of writers associated with Weird Tales magazine; a picture of him with George Haas, Robert Barbour Johnson (whom he had met in the circus as an animal trainer and painter of carnival scenes) and Clark Ashton Smith appears in Blanche Barton's biography The Secret Life of a Satanist.
In 1950, LaVey met Carole Lansing and they married the following year. Lansing gave birth to LaVey's first daughter, Karla LaVey, born in 1952. They divorced in 1960 after LaVey became entranced by Diane Hegarty. Hegarty and LaVey never married; however, she was his companion for many years and mothered his second daughter, Zeena Galatea LaVey, in 1963.[6] At the end of their relationship, Hegarty sued for palimony.[7][8]

[edit] Beginnings as a Satanist

Becoming a local celebrity through his paranormal research and live performances as an organist, including playing the Wurlitzer at the Lost Weekend cocktail lounge, he attracted many San Francisco notables to his parties. Guests included Carin de Plessin, Michael Harner, Chester A. Arthur III, Forrest J. Ackerman, Fritz Leiber, Dr. Cecil E. Nixon, and Kenneth Anger.
In 1951 LaVey sought out a branch of the 'Order of Thelema' (i.e. Ordo Templi Orientis) in Berkeley. He was reportedly disappointed to find them so mystically-minded. A few years earlier he had ordered most of Aleister Crowley's books from his American follower Jack Parsons. When John Symond's biography of Crowley, The Great Beast came out in 1952, LaVey concluded that the Thelemites founder was a druggy poseur whose greatest achievements were as a poet and a mountain-climber.[9][10]

[edit] Church of Satan

LaVey began presenting Friday night lectures on occult and rituals. A member of this circle suggested that he had the basis for a new religion. On Walpurgisnacht, April 30, 1966, he ritualistically shaved his head in the tradition of ancient executioners, declared the founding of the Church of Satan and proclaimed 1966 as "the year One", Anno Satanas—the first year of the Age of Satan. Media attention followed the subsequent Satanic wedding ceremony of radical journalist John Raymond to New York socialite Judith Case on February 1, 1967. The Los Angeles Times and San Francisco Chronicle were among the newspapers that printed articles dubbing him "The Black Pope". LaVey performed Satanic baptisms (including one for Zeena) and Satanic funerals (including one for naval machinist-repairman third-class Edward Olsen, complete with a chrome-helmeted honor guard), and released a record album entitled The Satanic Mass.
In the late 1960s and early 1970s, LaVey melded ideological influences from Friedrich Nietzsche, Ayn Rand,[11] Aleister Crowley,[12] H.L. Mencken, and Jack London with the ideology and ritual practices of the Church of Satan. He wrote essays introduced with reworked excerpts from Ragnar Redbeard’s Might is Right and concluded with “Satanized” versions of John Dee’s Enochian Keys to create books such as The Satanic Bible, The Compleat Witch (re-released in 1989 as The Satanic Witch), and The Satanic Rituals. The latter book also included rituals drawing on the work of H.P. Lovecraft which were actually penned by Michael A. Aquino who would later found the Temple of Set.
Due to increasing visibility through his books, LaVey was the subject of numerous articles in the news media throughout the world, including popular magazines such as Look, McCall's, Newsweek, and TIME, and men’s magazines. He also appeared on talk shows such as Joe Pyne, Phil Donahue, and Johnny Carson, and in a feature length documentary called Satanis: The Devil's Mass in 1970.
LaVey’s third and final companion was Blanche Barton. Barton and LaVey are the parents of Satan Xerxes Carnacki LaVey, born November 1, 1993. She succeeded him as the head of the Church after his death, and has since stepped down from that role and handed the reins of power to Magus Peter H. Gilmore.

[edit] Death

Anton LaVey died on October 29, 1997, in St. Mary's Medical Center in San Francisco of pulmonary edema.[13] He was taken to St. Mary's, a Catholic hospital, because it was the closest available. For reasons open to speculation, the time and date of his death was incorrectly (by two days) listed as the morning of Halloween on his death certificate. A secret Satanic funeral, attended by invitation only, was held in Colma.[citation needed] LaVey's body was cremated, with his ashes eventually divided among his heirs as part of a settlement.[citation needed]

[edit] LaVey related books

[edit] Books by LaVey

[edit] Books featuring writings by LaVey

[edit] Books about LaVey

  • The Devil's Avenger: A Biography of Anton Szandor LaVey by Burton H. Wolfe (Pyramid Books, 1974, ISBN 0-515-03471-1, Out of print)
  • The Secret Life Of A Satanist: The Authorized Biography of Anton LaVey by Blanche Barton (Feral House, 1990, ISBN 0-922915-12-1)
  • Popular Witchcraft: Straight from the Witch's Mouth by Jack Fritscher ; featuring Anton LaVey (University of Wisconsin Press : Popular Press, 2004, ISBN 0-299-20300-X, hardcover, ISBN 0-299-20304-2, paperback)
  • The 2009 play 'Debate' by Irish author Seán Ferrick features LaVey as a character. He is one of four witnesses in a case between God and The Devil, and events from both his life and after his death are used as evidence. He was portrayed by Mark O'Brien and Fiachra MacNamara

[edit] Recordings of Anton LaVey

  • The Satanic Mass, LP (Murgenstrumm Records, 1968; re-released on CD with one bonus track, "Hymn of the Satanic Empire, or The Battle Hymn of the Apocalypse", by Amarillo Records, 1994; Mephisto Media, 2001)
  • Answer Me/Honolulu Baby, 7" single (Amarillo Records, 1993)
  • Strange Music, 10" EP (Amarillo Records, 1994; now available through Reptilian Records)
  • Satan Takes A Holiday, CD (Amarillo Records, 1995; now available through Reptilian Records)
Preceded by
Church established
High Priest of the Church of Satan
1966-1997
Succeeded by
Peter H. Gilmore after vacancy

[edit] See also

[edit] References

  1. ^ Wright, Lawrence - "It’s Not Easy Being Evil in a World That’s Gone to Hell", Rolling Stone, September 5, 1991: 63-68, 105-16.
  2. ^ a b c d e Ancestry of Anton LaVey
  3. ^ http://www.korelabs.org/Vault/Users/Cerberus/Library/Dark/Anton%20Lavey%20-%20The%20Satanic%20Bible.pdf
  4. ^ Barton, Blanche The Secret Life of a Satanist
  5. ^ The Church of Satan by Michael Aquino p. 17-19, detailing information from Harry Lipton, Monroe's agent, Paul Valentine and Edward Webber"
  6. ^ Lattin, Don (January 25, 1999). "Satan's Den in Great Disrepair". San Francisco Chronicle. http://www.sfgate.com/cgi-bin/article.cgi?file=%2Fchronicle%2Farchive%2F1999%2F01%2F25%2FMN77329.DTL. Retrieved 2009-09-16. "Both Karla LaVey [sic] and Schreck were the product of LaVey's common-law marriage to Diane Hegarty from 1962 to 1986. One of the highlights of that unholy union was Schreck's 1967 satanic baptism at the Black House, when she was three years old." 
  7. ^ "Palimony Suit Rests on Bed of Nails". St. Louis Post-Dispatch. September 11, 1988. http://nl.newsbank.com/nl-search/we/Archives?p_product=SL&p_theme=sl&p_action=search&p_maxdocs=200&p_topdoc=1&p_text_direct-0=0EB328CE29A0D936&p_field_direct-0=document_id&p_perpage=10&p_sort=YMD_date:D&s_trackval=GooglePM. Retrieved 2009-09-16. "On paper, the agreement seemed friendly enough: She got the 1967 Jaguar. He got the 1936 Cord, the 1972 Datsun 280 and the 1976 Cadillac limousine. Still to be decided were the medieval torture implements, the crystal ball, the devil bust, the bed of nails and the classic wooden coffin. But now, the whole thing has become a devil of an issue in San Francisco Superior Court, as the nation's first prince and princess of darkness square off in legal proceedings." 
  8. ^ Phillips, Richard (September 13, 1988). "The End is Near". Chicago Tribune. http://pqasb.pqarchiver.com/chicagotribune/access/24828128.html?dids=24828128:24828128&FMT=ABS&FMTS=ABS:FT&type=current&date=Sep+13%2C+1988&author=Richard+Phillips&pub=Chicago+Tribune+%28pre-1997+Fulltext%29&desc=THE+END+IS+NEAR-AGAIN&pqatl=google. Retrieved 2009-09-16. "Anton Szandor LaVey, high priest of San Francisco's Church of Satan, lived with Diane Hegarty for 22 years. Now they are squaring off in a palimony suit over household property." 
  9. ^ Blanche Barton. The Secret Life of a Satanist. (Feral House, 1992), p. 61
  10. ^ Lawrence Sutin. Do What Thou Wilt: A Life of Aleister Crowley (St Martin's Press, 2000), pp.422-23
  11. ^ Lewis, James R. "Who Serves Satan? A Demographic and Ideological Profile". Marburg Journal of Religion. June 2001.
  12. ^ Chruchofsatan.org
  13. ^ "Anton LaVey; Founded the Church of Satan". Los Angeles Times. November 8, 1997. "Anton LaVey, who founded the Church of Satan in 1966 and wrote the "Satanic Bible" as a guide for international followers, has died at the age of 67. LaVey was cremated Tuesday after a satanic funeral at Woodlawn Memorial Chapel in Colma. Security concerns led his daughter, Church of Satan High Priestess Karla LaVey, to demand "absolute secrecy from all who knew of LaVey's death and satanic funeral," family spokesman Lee Houskeeper said. ..." 

[edit] External links

[edit] Writings by LaVey

[edit] Interviews with LaVey

[edit] About LaVey

fficial website.